Ketua : RASMARA ANNISA
Sekertaris : FAUZIAH
Anggota : 1. DEWI MARYANI
2. ISRA MIRATNA
3. RENA MONIKA
MATERI DISKO
A. Teknik-teknik Promosi
1. Pengertian promosi
Promosi : Membujuk dan mengarahkan konsumen, agar dapat mewujudkan dan menciptakan pertukaran dalam pemasaran; atau dengan kata lain, promosi adalah upaya memperkenalkan produk, meyakinkan, serta menginggatkan kembali manfaat produk kepada para pembali, agar mau membeli produk.
2. Tujuan promosi
• Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.
• Memberitahu pasar yang dituju tentang penawaran produk.
• Membujik masyarakat konsumen, agar menyenangi dan mendorong pembelian.
• Mengingatkan masyarakat konsumen akan manfaat produk.
•
3. Keuntungan Promosi
• Dapat meningkatkan omset penjualan.
• Dapat memperpendek piutang perusahaan.
• Mengingatkan para pembeli tentang barang-barang yang akan dibeli.
• Membentuk produk motive dan petronage motives.
• Meningkatkan barang-barang perusahaan menjadi terkenal.
• Mempercepat perputaran modal kerja perusahaan.
4. Sasaran promosi
• Seluruh masyarakat konsumen.
• Para pembeli produk.
• Para pemakai produk.
• Mereka yang memili potensi membeli.
• Para distributor dan para agen.
• Para pelanggan.
• Para pesaing dan pedagang pasar.
• Para pemerintah yang memerlukan.
• Mereka yang mempunyai kekuasaan.
B. Pembedaan Fungsi Advertensi dan Promosi
1. Pengetian advertensi
Advertensi: seruan berulang-ulang kepada khalayak agar mau membeli produk yang ditawarkan.
2. Fungsi advertensi
• Sebagai alat informasi dalam mengenalkan produk.
• Memperluas pasar (ekspansi).
• Meningkatkan penjualan.
• Memperbanyak langganan.
• Menunjang program personal selling.
• Membentuk nama baik ( goodwill).
• Membantu para seles dalam penjualan.
• Memperluas hubungan dagang.
• Meningkantkan efensiensi kerja.
• Pempromosikan merk produk.
• Memberi keterangan tentang produk.
• Untuk mencapai para konsumen yang tidak bisa dikunjungi.
3. Pembedaan advertensi
a. Berdasarkan macam atau jenis media :
• Advertensi cetak.
• Advertensi elektronik.
• Transit advertensing.
• Kiriman langsung.
• Advertensi khusus.
• Advertensi di luar rumah.
b. Berdasarkan sifatnya :
• Prestasi publik, ditujukan untuk umum, sehingga penyajiannya harus bersifat umum.
• Penebusan, dilakukan berulang-ulang sehingga pesan yang di informasikan dapat meresap konsumen.
• Mengandung arti yang luas, memberikan kesempatan untuk menampilkan perusahaan dengan hasil produknya.
• Tidak pribadi, hanya dapat menjalankan komunikasi searah dengan konsumen.
c. Berdasarkan tujuannya dan penggunaannya :
• Advertensi produk:
1. Advertensi langsung, penjual mengharapkan tanggapan secepatnya langsung dari konsumen.
2. Advertensi tidak langsung, penjual merangsang permintaan secara tidak langsung dalam jangka panjang.
• Advertensi nasional: advertensi yang disponsori oleh perusahaan industri untuk menciptakan produk yang dihasilkan, dengan mengunakan medium yang memiliki sirkulasi tingkat nasional.
• Advertensi lokal: advertensi yang disponsori oaleh pedagang, pengecer, dan penekanannya adalah toko.
d. Advertensi kelembagaan :
Advertensi kelembagaan merupakan advertensi agar perusahaan mendapat nama baik dalam pandangan konsumen.
• Publik service: menunjukan bahawa si pemasang iklan sebagai warga negara yang baik.
• Publick relation: advertensi yang memberikan informasi mengenai peranan si pemasang iklan di wilayah tersebut.
• Patronage: advertensi yang dapat memberikan informasi mengenai bidang usaha si pemasang iklan.
C. Langkah-langkah Menyusun Advertensi
1. Menetapkan maksud dan tujuan.
2. Menentukan siapa yang akan menggunakan prduk yang akan diadvertensikan.
3. Menentukan tempat, jumlah, kebiasaan konsumen yang akan dituju oleh advertensi.
4. Mempersiapkan kata-kata, gambar-gambar, layout, dan pengujian advertensi.
5. Memilih media yang akan digunakan.
6. Menyiapkan tenaga ahli yang akan menyusun.
7. Menyediakan biaya yang diperlukan.
8. Melaksanakan pengawasan.
9. Mengendalikan pelaksanaan advertensi.
D. Media Advertensi
1. Penggunaan media advertensi
2. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih media advertensi :
• Biaya
• Produk
• Pesan
• Sifat media yang dituju
3. Persyaratan penyajian media advertensi
• Harus dapat menimbulkan perhatian konsumen.
• Harus dapat menarik konsumen.
• Harus dapat menimbulkan keinginan mau membeli.
4. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan media advertensi
1. Tujuan media advertensi bagi perusahaan :
• Meningkatkan omset.
• Memikat dan menarik konsumen.
• Memperkenalkan dan menimbulkan kepercayaan dan merek.
• Meningkatkan produksi.
• Meningkatkan keuntungan.
• Agar produk perusahan cepat dikenal.
2. Pembiayaan median advertensi
Pemilihan media advertensi harus dihubungkan dengan biaya yang dapat disediakan perusahaan. Faktor-faktor yang menentukan besarnya biaya media advertensi :
• Kebijaksanaan perusahaan.
a. Perusahaan yang menjual produk-produk dengan merek yang sudah terkenal, memerlukan biaya advertensi yang besar.
b. Perusahaan yang menjual produk-produk dengan merek yang belum terkenal, sangat memerlukan biaya besar.
c. Besarnya dan jenis produk yang dibuat perusahaan turut menentukan jumlah biaya untuk pelaksanaan advertensi.
• Perkembangan media advertensi
Perkembangan teknologi dan ekonomi ikut mempengaruhi jumlah untuk pelaksanaan advertensi.
5. Cara pemasangan media advertensi :
• Melalui surat kabar,
2/3 halaman untuk satu kali dalam satu bulan, atau 2/4 halaman untuk dua kali dalam satu bulan, atau 1/8 halaman untuk tiga kali.
• Melalui radio,
Satu bulan terus menerus dengan siaran tiap hari satu kali setengah-bulan secara terus menerus dengan siaran tiap hari dua kali.
6. Pengukuran evektifitas media advertensi
Berhasil tidaknya pengukuran evektivitas media advertensi ditentukan oleh 4 faktor sebagai berikut :
• Program yang disusun harus mempunyai sasaran yang jelas dan tepat.
• Pengukuran hasil prestasi harus dilakukan secara berskala.
• Hasil prestasi yang menyimpan perlu dianalisis sebab-sebabnya.
• Tindakan koreksi atau penyempurnaan terhadap penyimpanan antara sasaran dan hasil prestasi.
7. Menghitung biaya media advertensi
Untuk membuat barang sebanyak 1.000 unit
a. Biaya tetap (fixed Cost): Rp 1.000.000,00
b. Biaya tidak tetap (variabel Cost): Rp 500,00 per unit.
Barang dijual dengan harga jual per unit: Rp 2.000,00
Hitunglha laba yang diperoleh!
Jawab:
FC per unit = Rp 1.000.000 : 1000 = Rp 1.000,00
VC per unit = Rp 500,00
Harga pokok per unit = Rp 1.500.00
Laba yang diperoleh
Laba per unit = Rp 2.000,00 – Rp 1.5000,00 = Rp500,00
Laba seluruhnya = 100 x Rp 500,00 = Rp 500.000,00
Setelah menggunakan media advertensi sebesar Rp 200.000,00 permintaan bertambah 1.000 per unit.
FC per unit = Rp 1.000.000 : 2.000 = Rp 500,00
VC per unit = Rp 500,00
Biaya advertensi per unit = Rp 200.000 : 2.000 = Rp 100,00
Harga pokok per unit = Rp 1.100,00
Harga jual per unit = Rp 2.000,00
Keuntungan per unit = Rp 900,00
Keterangan Jumlah barang dalam unit Keuntungan Jumlah laba
Sebelum advertasi 1.000 Rp.500,00 Rp 500.00,00
Sesudah advertasi 2.000 Rp.900,00 Rp 1.800.00,00
Peningkatan laba: Rp 1.800.00,00 – Rp 500.000,00 = Rp 1.300.000,00
Tidak ada komentar:
Posting Komentar